Modest Fashion

Bahan Hijab (Corn Skin, Katun Denim, Voal)

Halo semua,

kali ini aku akan update tentang beberapa material hijab yang aku punya. 😉

1. Hijab Square Bahan Corn Skin

Detail Hijab Bahan Corn Skin. Nilai Plus: Adem, dan sama sekali nggak panas. Elegant ketika digunakan karena jenis bahan seperti ini terkesan kelihatan licin walaupun nggak shiny (kalo kayak satin itu kan shiny /glowing gitu).
Bentukan hijab dari samping. Bahannya nggak gampang kusut, tapi bahannya ini nerawang, jadi kalo aku saranin lebih baik pake inner ninja atau double-in lapisan hijab dengan bahan yang lain (misal bahan katun di dalamnya).
Ini foto saat aku baru pakai hijabnya (masih rapi karena siap-siap mau pergi), kondisi hijab masih tegak, walaupun kurang paripurna, hihi Jadi, tetep bisa tegak tapi kalo menurut aku kurang bisa dibentuk tegang atau dirapikan biar kaku, itu nggak bisa banget. Jadi ya harus sabar-sabar selama pake. Karena aku khawatir nanti tegaknya jadi turun.

 

Nah, ini dia kondisi hijab saat aku udah beberapa lama kemudian setelah keluar. Bentukan seperti ini sudah bisa dibilang tergolong rapi untuk bahan corn skin kalo menurutku, karena bagiku ini nggak tegak paripurna huhu. Susah cuy ngaturnya sedemikian rupa supaya rapi kaku gitu. Jadi, ya hasilnya begini aja.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KESIMPULAN: Hijab corn skin, kalo aku NO. Harga sangat terjangkau, tapi bagiku bahannya susah diatur dan nerawang.

2. Pashmina Katun Warna Denim

Penampakan pashmina yang bahannya katun tapi berwarna denim. Tampilan aku dari sebelah KIRI. Bahannya berbeda dari ima, karena ima lebih tipis dari pada bahan katun ini. Dan bahan yang ini lebih kaku dari ima.
Ini dia tampilan depan ketika pakai pashmina ini. Bagian atasnya kaku tegak runcing. Sejujurnya aku kurang nyaman tegak runcing seperti ini karena tegaknya terlalu tinggi.
Ini tampilan aku dari sebelah KANAN. Jadi, dilema aku dalam menggunakan pashmina jika pashminanya tidak panjang hampir +/-190 cm, maka aku akan bingung untuk mengakalinya supaya menutup dada. Al hasil aku pakai dengan cara seperti ini – salah satu bagian akan dipenitikan ke bahu dan bagian lainnya akan terjuntai di punggung.
Ini pashmina yang aku masukkan ke dalam outer. Kalau seperti ini cara memakainya, aku lebih nyaman, karena pashmina masuk ke dalam outer/jaket. Tapi, supaya gak panas, lebih enak pakai jaket/outer berbahan tipis dan longgar. Btw, pashminanya jadi tebel kalo udah dililit ke leher.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KESIMPULAN: Aku NO pakai pashmina dengan bahan kaku seperti ini, aku bingung ngaturnya dan kalo kusut kelihatan, jadi bikin penampilan aku gak oke dengan hijab lecek/kusut. Aku kurang suka bahan pashmina yang kalo dililitkan ke leher jadi makin tebel. Harga? Lebih mahal dari corn skin dan hijab katun square standar.

3. Hijab Square Voal

Bahan voal ini termasuk bahan yang paling gampang diatur dan adem.
Hijab ini tegak paripurna dan gampang ngaturnya supaya rapih. Tapi, kalo kusut cukup kelihatan sih walaupun nggak begitu heboh.
Tampilan samping.
Tampilan depan. Gampang dirapihin. Nggak panas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KESIMPULAN: Hijab dengan bahan VOAL itu OKE banget. Jaman sekarang kudu punya karena selain gampang diatur harganya juga terjangkau.

Thx for visiting my blog, have a good one. 😉

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *